PERANCANGAN PRODUDK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PERANCANGAN PRODUDK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Oleh :
Hana Mulya Warni (19005062)
Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini menjadi sangat penting bagi suatu perusahaan dalam menjalankan bisnis dan mempercepat pencapaian tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan. Pemanfaatan TIK yang tepat merupakan syarat mutlak untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis serta memenangkan kompetisi yang sangat ketat. Disinilah peran TIK tidak hanya sekedar alat bantu (tools) tapi TIK sebagai enabler (alat pemungkin) untuk mengatasi masalah-masalah secara cepat dan mempercepat pencapaian tujuan. Namun dalam pengembangan dan implementasi TIK pada suatu perusahaan kadang manfaat yang diharapkan dengan kenyataan terdapat kesenjangan yang begitu jauh. Kegagalan TIK dalam memberikan manfaat sering terjadi.
Hal ini disebabkan karena implementasi TIK yang tidak didasarkan pada perencanaan sesuai dengan kebutuhan bisnis. Untuk itu diperlukan sebuah perencanaan yang menyeluruh sehingga implementasi TIK selaras dengan dengan strategi bisnis perusahaan serta terkendali. Untuk itu dilakukan sistem perencanaan dengan mengadopsi bestpracice sebagai pendekatan yang disebut enterprise architecture (EA). Beberapa metode dapat digunakan dalam perancangan EA, diantaranya adalah TOGAF-ADM, Zachman Framework, EAP dan lainnya. Pada penelitian ini yang akan digunakan adalah kerangka kerja TOGAF-ADM dalam perancangan arsitektur TIK dengan studi kasus PT Timah Tbk. Dengan penelitian ini diharapkan terbangunnya sebuah arsitektur TIK sebagai dasar atau pedoman dalam setiap implementasi TIK di PT Timah sesuai kebutuhan bisnis. PT Timah merupakan produsen dan eksportir logam hati, dan memiliki segmen usaha penambangan timah terintegrasi mulai dari kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan hingga pemasaran. Kegiatan perusahaan juga meliputi bidang pertambangan, perindustrian, perdagangan,pengangkutan dan jasa.
Dalam menjalankan usahanya, PT Timah telah mengimplementasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai sarana dalam rangka meningkatkan kapabilitas perusahaan dalam memberikan kontribusi bagi penciptaan nilai tambah, competitive advantage, service excellent serta pelaksanaan operasional perusahaan yang efisien, efektif dan optimal. Peningkatan peran dan penerapan TIK pada perusahaan berdampak pada meningkatnya investasi dan biaya yang harus dikeluarkan. Meningkatnya pembiayaan TI harusnya disertai dengan peningkatan layanan TIK yang diterima oleh penggunanya. Peningkatan layanan ditandai dengan indikator berupa layanan yang prima yaitu handal, cepat, dan akurat.
Namun dalam kenyataannya harapan dan kenyataan tidak selalu dipenuhi, investasi TIK justru terdapat masalah seperti sulitnya integrasi, tambal sulam, serta bongkar pasang aplikasi. Hal ini terjadi akibat implementasi TIK yang tidak terencana dan terarah, dilakukan secara parsial. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sebuah perencanaan menyeluruh yang dikenal dengan cetak biru (blueprint) TIK. Cetak biru mencakup arsitektur TIK berikut peta jalan (roadmap) implementasinya. Dengan cara ini pembangunan TIK PT Timah menjadi lebih terencana, terarah serta terkendali dan selaras dengan kebutuhan bisnis.
References
Ahsyari, Agus.,Manajemen Produksi: Pengendalian Produksi,Edisi 4, BPFE, Yogyakarta, 1987.
Daellenbach, Hans G., McNickle, Donald C.,Management science, Decision making through systems thinking,Palgrave Macmilan, 2005.
Davis, Fred D., User acceptance of information tehcnology: Toward a unified view,Management Information System Quarterly, Volume 27, 2003, pp. 425 – 478.
Mantaap
BalasHapusMantul
BalasHapus👍👍👍
BalasHapusMantap
BalasHapusKeren kk
BalasHapusNice
BalasHapusSemangatt
BalasHapus