KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUMIKASI DALAM DUNIA LUAR SEKOLAH

 Oleh : 
Hana Mulya Warni 
Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Padang. 

Di Indonesia kesadaran secara meluas bahwa internet sebagai medium bisnis baru 
muncul awal tahun 2000. Selain kondisi sosial politik dan bangkitnya optimisme 
masyarakat domestik terhadap masa depan ekonomi Indonesia serta euphoria e-Business di berbagai penjuru dunia sedang mencapai puncaknya, banyak orang 
Indonesia yang baru tersadar bahwa internet menjanjikan peluang bisnis yang luar biasa. Namun dipihak lain kendala infrastruktur dan rendahnya daya beli, membuat bisnis internet di Indonesia menjadi serba tanggung. Perkembangan e-Business di Indonesia masih banyak mengalami kendala, salah satunya yang berkaitan dengan kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi ini. Kendala tersebut muncul karena belum tersosialisasikan secara meluas penggunaan transaksi informasi melalui media elektronik di kalangan dunia usaha kecil menengah, serta masih rendahnya 
tingkat pengetahuan masyarakat akan manfaat jasa internet untuk peningkatan taraf kehidupan masyarakat. Selain itu rnasyarakat Indonesia belum sepenuhnya percaya menggunakan jasa internet untuk melakukan transaksi pembayaran secara online mengingat tingginya resiko keamanan karena belum adanya perlindungan hukum maupun standar teknis transaksi informasi melalui internet yang dapat menjamin keamanan serta hukum. Data yang dikumpulkan dalam studi ini terdiri dari data primer dan sekunder, melalui survei langsung ke lapangan dan literatur yang terkait dengan penyusunan strategi untuk e-Business. Pihak yang menjadi responden dalam studi ini 
diklasifikasikan ke dalam tiga kategori yaitu perusahaan swasta, lembaga pemerintah 
dan UKM, yang mewakili kondisi wilayah maju, sedang dan tertinggal dari segi 
pemanfaatan TIK terutama e-Business. Penelitian ini ditujukan untuk menginventarisasi kebutuhan standar SDM dalam implementasi e-Business di Indonesia.

Sumber daya manusia selanjutnya disingkat SDM adalah potensi yang 
terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan (Dessler, 1997).

Dari hasil survei yang dilakukan terhadap swasta, pemerintah, dan UKM, berikut 
ini ada beberapa hal yang penting untuk diamati dan dianalisa antara lain : ketiga 
institusi tersebut sama-sama tidak memiliki tenaga SDM khusus untuk menangani 
TIK; ketiga-tiganya menyadari akan pentingnya SDM TIK dalam menerapkan TIK dalam operasional institusi dan bisnisnya; perusahaan swasta yang sudah menggunakan TIK dalam kegiatan bisnisnya masih mengandalkan staf yang mengerti dan menguasai TIK untuk mengoperasikan sistem TIK dan belum mengalokasikan SDM khusus TIK; di pemerintahan, dalam hal ini Pemda, tenaga SDM khusus TIK juga belum ada meskipun disadari bahwa SDM TIK sangat diperlukan. Situasi ini diatasi dengan memanfaatkan staf yang memiliki kemampuan TIK secara terbatas untuk mengoperasikan TIK; serta demikian juga 
UKM tidak ada SDM TIK. Di beberapa UKM kesadaran TIK sudah ada berupa penggunaan email dan browsing untuk berkomunikasi dan pencarian informasi, 
tetapi kesadaran bahwa TIK dapat dimanfaatkan untuk kegiatan transaksi bisnis masih sangat kurang. 



Komentar

Posting Komentar